Penggunaan Limbah Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Desa Penggaron

Authors

  • Dhian Satria Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Ananda Regita Olivira Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Putri Azmi Annidya Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Guardiola Rosa Wira Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Iqbaal Ammaar Fayrezi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Doni Tri Susanto Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.66084/mpkm.v1i01.305

Keywords:

Lilin Aromaterapi, Minyak Jelantah, Sosialisasi

Abstract

Per tahun  2019,  tercatat  bahwa  volume  konsumsi  minyak  goreng  sawit  nasional  mencapai  16,2  juta kiloliter. Limbah dari minyak bekas penggorengan atau minyak jelantah merupakan salah satu sampah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan. Pada kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi dan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengurangan pencemaran lingkungan akibat limbah minyak jelantah. Lilin aromaterapi adalah jenis lilin yang dibuat dengan penambahan minyak atsiri untuk menghasilkan aroma yang menyegarkan, seperti minyak sereh. Penggunaan minyak atsiri sereh memiliki efek relaksasi karena aromanya yang menyegarkan. Hasil sosialisasi dan pelatihan mendapatkan respon dan antusiasme yang baik dari peserta. Lilin aromaterapi yang dibuat dari minyak jelantah memiliki kualitas yang baik dan dapat mengubah minyak jelantah menjadi barang yang lebih bernilai ekonomis..

References

Garnida, R. A. A. , S. I. P. , M. N. N. (2022). Sosialisasi Dampak dan Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas di Kampung Jati RW. 005, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Harjanti, R. S. , P. D. , & S. F. N. (2023). Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Mijel (Minyak Jelantah) sebagai Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan. Jurnal Abdimas Lamin, 181–190.

Indriasari, C. B. A. , P. L. , K. B. C. , P. A. , C. E. D. , I. M. F. (2023). Pelatihan Pembuatan Minyak Esensial Sereh (Cymbopogon nardus) Menggunakan Teknologi Sederhana. 229–240.

Nasrun, D. , S. T. , I. T. , M. Z. (2017). Pemurnian Minyak Jelantah Menggunakan Arang Aktif dari Sekam Padi. Jurnal Teknik Kimia.

Nastiti, K. (2021). Pembuatan lilin aromaterapi untuk meningkatkan kreativitas komunitas pecinta alam di kabupaten Batola. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 300–306.

Prabandari, S. , F. R. (2017). Formulasi dan Aktivitas Kombinasi Minyak Jeruk dan Minyak Sereh Pada Sediaan Lilin Aromaterapi. Jurnal Ilmiah Farmasi, 124–126.

Prasetyo, J. , H. W. , & E. M. (2024). Upaya Pelestarian Lingkungan : Lilin Aromaterapi dari Recycling Minyak Jelantah. 281–290.

Siskayanti, R. , K. M. E. , S. D. A. (2021). Analisis Konsentrasi Minyak Atsiri dari Sereh Sebagai Aditif Dalam Pembuatan Lotion Anti Nyamuk. 26–34.

Downloads

Published

2024-07-15