Pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta

Authors

  • Herlina Herlina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Bumiputera
  • Aura Hasyasia Annisa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Bumiputera
  • Heri Sasono Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Bumiputera

DOI:

https://doi.org/10.66084/ebmj.v3i01.580

Keywords:

Motivasi, Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja, Kinerja dan Pegawai LPKA Kelas II Jakarta

Abstract

Kinerja perusahaan atau Instansi perlu dipertanahkan dan harus ditingkankan agar tujuan dan dapat tercapai sesuai dengan visi, misi yang telah dicanangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai LPKA Kelas II Jakarta Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta.
Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, data yang digunakan yakni data primer yang diperoleh dari jawaban kuesioner responden sebanyak 68 pegawai untuk level staff dengan alat bantu pengolahan data SPSS versi 23, dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi linier berganda, dengan beberapa tahapan uji, seperti; uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F dan koefisien determinasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Motivasi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang ditunjukan oleh nilai signifikan 0,012 < 0,05 serta nilai thitung sebesar 2,571 > 1,999. Lingkungan Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang ditunjukan oleh nilai signifikansi uji t yaitu 0,022 < 0,05 serta nilai thitung sebesar 2,343 > 1,999, dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang ditunjukan oleh nilai signifikansi uji t yaitu 0,013 < 0,05 serta nilai thitung sebesar 2,565 > 1,999.
Secara simultan variabel-variabel Motivasi, Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai yang ditunjukan oleh nilai signifikansi uji f (uji simultan) yaitu 0,000 < 0,05 dan nilai fhitung sebesar 10,617 > 2,75 dan kontribusinya sebesar 30,1%, sedangkan sisanya 69,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, seperti: gaya kepemimpinan, kompensasi, komitmen organisasi, dan lain-lain yang belum diteliti.

Downloads

Published

2026-02-15