Logam Berat Pada Abu Terbang (fly ash) Untuk Campuran Beton Setelah Disolidifikasi

Authors

  • Julianto Lubis Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Keywords:

Fly Ash, Solidifikasi, Kobalt (Co) dan Vanadium (V)

Abstract

Penggunaan batubara sebagai bahan bakar PLTU menghasilkan abu terbang (fly ash) dan juga abu endapan (bottom ash). Fly ash mengandung logam berat Kobalt (Co) dan juga Vanadium (V) yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran beton sebagai bahan pengganti semen dengan solidifikasi. Hasil solidifikasi logam berat Co yang terbesar terdapat pada substitusi fly ash 40 % pada rendaman hari ke-7 dengan jumlah konsentrasi sebesar 2 ppb (part per billion) = 0,0020 ppm, sedangkan pada logam berat V yang terbesar terdapat pada substitusi fly ash 80 % pada rendaman ke-28 dengan jumlah konsentrasi sebesar 47 ppb (part per billion) = 0,0470 ppm, dapat disimpulkan bahwa kedua logam berat tersebut masih dalam ambang batas yang ditetapkan

References

ACI Committee 211.1-91. (1996). “Standard Practice for selecting Proportions For Normal, Heavyweight, and Mass Concrete”, Detroit Michigan.

ACI. (1993). “Manual of Concrete Practice, Part 1 226.3 R-3”.

Albinas Gailius, dkk. (2010). “Hazardous Wastes Recycling by Solidification/Stabilization Method”, Journal of Materials Science, Vol.16, No.2.

Anon. (1981). “Annual Book of ASTM Standarts G59-78, ASTM”, Philadelphia.

Anonim. (1990). “Standar SK-SNI T-15-1990-03, Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal”, Yayasan Lembaga Pendidikan Masalah Bangunan, Departemen Pekerjaan Umum, Bandung.

ASTM (American Society for Testing and Materials). (1991). “Annual Book of ASTM Standards, Section 4”, Easton.MD, Philadelphia.

Rizky B.O Rumahorbo. (2015). “Solidifikasi/Stabilisasi limbah slag yang mengandung Chrom (Cr) dan Timbal (Pb) dari industri baja sebagai campuran dalam pembuatan concrete (beton)”, Laporan Hasil Penelitian USU. Medan.

Spence and Shiu. (2006). “Designing of cement based formula for solidification/stabilisation of hazardous, radioactive, and mixed wastes”.

Sujatmiko Nugroho. (2003). “Penggunaan Abu Terbang Sebagai Campuran Beton”.

Tjokrodimuljo Kardiyono, (1996), “Teknologi Beton”, Percetakan Nafiri, Yogyakarta.

Tri Mulyono. (2004). “Teknologi Beton”, Penerbit Andi, Yogyakarta.

Downloads

Published

2025-12-26