Pengembangan Model Konseptual Health Belief Model Termodifikasi untuk Perilaku Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Mahasiswa
Keywords:
health belief model, literasi kesehatan digital, mahasiswa, pengembangan teori, penyakit tidak menularAbstract
Penyakit Tidak Menular (PTM) telah menjadi penyebab kematian utama di Indonesia, dengan faktor risiko perilaku yang umumnya terbentuk pada usia muda termasuk masa kuliah. Health Belief Model (HBM) klasik telah banyak digunakan untuk menjelaskan perilaku pencegahan, namun memiliki keterbatasan dalam mengakomodasi karakteristik unik mahasiswa Indonesia sebagai digital native dengan dimensi religiusitas dan kolektivitas yang khas. Tujuan: Mengembangkan kerangka konseptual HBM termodifikasi yang relevan untuk menjelaskan perilaku pencegahan PTM pada mahasiswa di Indonesia. Metode: Studi konseptual ini menggunakan pendekatan theory derivation melalui enam tahap: analisis konseptual HBM klasik, telaah literatur sistematis terhadap aplikasi HBM (2015–2025), identifikasi karakteristik kontekstual mahasiswa Indonesia, sintesis konstruk baru, validasi konseptual oleh pakar, dan formulasi proposisi penelitian. Hasil: Kerangka HBM Termodifikasi yang dihasilkan menambahkan enam konstruk baru ke dalam struktur HBM klasik: (1) literasi kesehatan digital; (2) dukungan teman sebaya; (3) keyakinan religius/spiritual; (4) persepsi kontrol diri; (5) norma kelompok mahasiswa; dan (6) paparan konten kesehatan online. Konstruk-konstruk ini berperan sebagai prediktor langsung terhadap persepsi ancaman PTM dan niat berperilaku. Sebanyak delapan proposisi penelitian yang dapat diuji secara empiris diformulasikan. Kesimpulan: HBM Termodifikasi memberikan kerangka yang lebih komprehensif untuk memahami perilaku pencegahan PTM pada mahasiswa Indonesia. Kerangka ini siap untuk pengujian empiris melalui pendekatan SEM-PLS, serta dapat dijadikan dasar pengembangan intervensi promosi kesehatan berbasis kampus.