Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Telemedicine di Asia Tenggara Pemetaan Topik, Kolaborasi, dan Arah Riset Masa Depan

Penulis

  • Rahmad Hidayat STIKes Hang Tuah, Pekanbaru, Indonesia

Kata Kunci:

analisis bibliometrik, Asia Tenggara, telehealth, telemedicine, VOSviewer

Abstrak

Telemedicine telah menjadi salah satu inovasi paling transformatif dalam pelayanan kesehatan satu dekade terakhir, dengan akselerasi signifikan akibat pandemi COVID-19. Di kawasan Asia Tenggara, pertumbuhan penelitian telemedicine perlu dipetakan secara sistematis untuk memahami arah perkembangan dan menentukan agenda riset masa depan. Tujuan: Menganalisis tren publikasi, produktivitas, kolaborasi, dan evolusi tematik penelitian telemedicine di kawasan Asia Tenggara periode 2015–2025. Metode: Studi bibliometrik ini menggunakan data dari basis data Scopus dengan kueri pencarian berbasis kata kunci telemedicine, telehealth, dan turunannya, dibatasi pada afiliasi penulis di sepuluh negara ASEAN. Analisis dilakukan dengan VOSviewer 1.6.20 dan Bibliometrix R-package, mencakup analisis kinerja publikasi, pemetaan ilmiah co-occurrence kata kunci, jaringan kolaborasi negara, dan evolusi tematik. Hasil: Sebanyak 875 dokumen yang memenuhi kriteria dianalisis. Volume publikasi meningkat tajam dari 28 dokumen (2015) ke puncak 198 dokumen (2021) dengan tingkat pertumbuhan tahunan 24,6%. Singapura, Malaysia, dan Indonesia menjadi tiga kontributor utama. Empat kluster tema teridentifikasi: (1) teknologi dan infrastruktur; (2) aplikasi klinis pada penyakit kronis; (3) sistem pelayanan dan kebijakan kesehatan; serta (4) penerimaan dan literasi pengguna. Kesimpulan: Penelitian telemedicine di Asia Tenggara menunjukkan pertumbuhan substansial dengan diversifikasi tema dan peningkatan kolaborasi regional. Arah riset masa depan diprediksi berfokus pada integrasi kecerdasan buatan, manajemen penyakit kronis berbasis remote monitoring, dan evaluasi kebijakan integrasi telemedicine dalam sistem kesehatan nasional.

Diterbitkan

2026-05-16